Persiapan SBU untuk Konsultan Perencana dan Pengawas
Petakan keluaran jasa konsultansi, pilihan subklasifikasi, dan kebutuhan personel sebelum pengajuan SBU.
Jelaskan keluaran jasa perusahaan
Perencanaan, perancangan, rekayasa, studi, serta kegiatan pengawasan perlu dijelaskan melalui pekerjaan dan hasil yang diberikan. Nama layanan pemasaran dapat lebih luas daripada ruang lingkup subklasifikasi. Tinjau uraian kegiatan dalam standar agar kode yang diajukan sesuai.
Periksa legalitas serta tim teknis
Siapkan NIB dan dokumen badan usaha, struktur penanggung jawab, serta bukti kompetensi personel. Kebutuhan konsultansi berbeda dari pekerjaan pelaksanaan konstruksi. Jangan menyalin daftar alat berat atau struktur personel kontraktor sebagai persyaratan otomatis.
Tentukan kesiapan sebelum mengajukan
Nexcerti membantu menyusun daftar kekurangan dan pertanyaan kepada LSBU. Kualifikasi, kemampuan keuangan, serta kebutuhan teknis dibaca menurut standar konsultansi. Permen PU 6/2025 juga membedakan jenis usaha konsultansi dari pekerjaan konstruksi/terintegrasi; periksa pembatasan sebelum memperluas kegiatan.
Apa yang disiapkan untuk konsultasi?
Ruang lingkup jasa
Uraikan kegiatan dan hasil kerja.
Subklasifikasi
Cocokkan kode dengan standar.
Tenaga ahli
Periksa kompetensi dan hubungan kerja.
Kelengkapan badan usaha
Rapikan legalitas serta kemampuan usaha.
Tentukan ruang lingkup dari keluaran jasa
Jelaskan apakah perusahaan menyerahkan hasil studi, dokumen perancangan, hasil rekayasa atau laporan pengawasan. Siapkan contoh uraian lingkup pekerjaan yang boleh dibagikan agar pembahasan kode tidak hanya bergantung pada nama layanan pemasaran.
Petakan personel yang mendukung keluaran tersebut dan dokumen kompetensinya. Kebutuhan konsultansi tidak dapat disamakan begitu saja dengan perusahaan pelaksana konstruksi. Kami membantu menyusun pertanyaan dan kelengkapan awal sebelum penilaian LSBU sesuai subklasifikasi serta kualifikasi yang diajukan.
Langkah berikutnya
Gunakan KBLI dan Subklasifikasi SBU: Mengapa Keduanya Perlu Dicocokkan? untuk menyiapkan bagian yang berkaitan dengan pembahasan ini. Setelah itu, baca Mengenal PJBU, PJTBU, dan PJKBU dalam Pengajuan SBU agar pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan dokumen dan pertanyaan yang tepat.
Rujukan dan pembahasan berikutnya
Rujukan pembahasan: Permen PU 6/2025 dan lampirannya ↗. Dokumen tersebut digunakan untuk memahami kerangka sertifikasi; daftar persyaratan dan kelayakan tetap diperiksa sesuai skema, ruang lingkup serta kondisi pemohon.
Panduan praktis dan tautan diperbarui 15 September 2026. Contoh penyusunan berkas merupakan saran persiapan, bukan tambahan syarat dari peraturan. Konfirmasikan rincian operasional kepada LSBU sebelum pengajuan.
Bahas kesiapan pengajuan Anda
Sampaikan kebutuhan, sertifikat yang sudah ada, dan bagian yang masih perlu dibantu. Rincian layanan, biaya, serta jadwal dibicarakan setelah pemeriksaan awal.
Petakan jasa konsultan dari hasil pekerjaan
Mulai dari keluaran yang diserahkan kepada pemberi tugas: dokumen arsitektur, perhitungan rekayasa, kajian, atau laporan pengawasan. Istilah perencana dan pengawas perlu diperjelas dengan disiplin jasa serta objek pekerjaannya.
- Bandingkan AR001 — Jasa Arsitektural Bangunan Gedung Hunian dan Non Hunian →
- Bandingkan RK001 — Jasa Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung Hunian dan Nonhunian →
Cari seluruh 28 subklasifikasi konsultansi. Untuk pemeriksaan berkas dan pengajuan, lanjutkan ke layanan SBU Jasa Konsultansi.
