KBLI 2025 untuk Konstruksi: Konversi dan Hubungannya dengan SBU
Pahami penyesuaian KBLI 2025, keberlakuan izin lama, dan pemeriksaan ruang lingkup usaha sebelum mengubah data OSS atau subklasifikasi SBU.

KBLI baru tidak otomatis mengharuskan izin baru
BPS menjelaskan pada 30 April 2026 bahwa implementasi KBLI 2025 tidak mengharuskan pelaku usaha mengurus izin baru semata-mata karena perubahan klasifikasi. Izin yang telah terbit tetap berlaku. Penyesuaian mandiri melalui OSS dan AHU dikaitkan dengan perubahan substansi usaha; tanpa perubahan substansi, konversi kode dilakukan oleh sistem berdasarkan tabel BPS.
Bagi perusahaan konstruksi, bedakan perubahan kode statistik, perubahan kegiatan yang benar-benar dijalankan, dan perubahan subklasifikasi SBU. Ketiganya perlu diperiksa bersama, tetapi tidak dapat diperlakukan sebagai satu perubahan otomatis.
Bedakan fungsi dokumen yang diperiksa
| Dokumen atau data | Hal yang diperiksa |
|---|---|
| KBLI | Uraian kegiatan ekonomi dan versi klasifikasi |
| Akta serta data AHU | Maksud, tujuan, dan ruang lingkup perusahaan |
| NIB dan data kegiatan OSS | Kegiatan yang terdaftar beserta status perizinannya |
| SBU | Lingkup dan kualifikasi jasa konstruksi badan usaha |
| Kontrak atau rencana pekerjaan | Kegiatan yang sungguh akan dilaksanakan |
Alur pemeriksaan sebelum mengubah data
Inventarisasi kegiatan
Tuliskan pekerjaan perusahaan dengan bahasa operasional: apa yang dibangun, dirancang, diawasi, atau dikerjakan. Jangan mulai dari daftar kode tanpa uraian pekerjaan.
Bandingkan uraian KBLI
Periksa uraian serta cakupan pada publikasi BPS dan tabel konversi resmi. Kesamaan nama singkat belum membuktikan kesamaan lingkup.
Tentukan ada tidaknya perubahan substansi
Bedakan penyesuaian klasifikasi dari perluasan atau perubahan kegiatan usaha sebenarnya.
Cocokkan dokumen perusahaan
Periksa konsistensi akta, AHU, OSS, SBU, dan rencana pekerjaan. Catat perbedaan untuk dibahas dengan pihak yang berwenang.
Simpan dasar keputusan
Catat kode sebelum dan sesudah, sumber pemetaan, tanggal pemeriksaan, serta alasan pemilihan. Jangan mengganti kode hanya mengikuti contoh perusahaan lain.
Mengapa konversi KBLI bukan tabel konversi SBU
KBLI mengelompokkan aktivitas ekonomi, sedangkan SBU menyatakan lingkup sertifikasi badan usaha jasa konstruksi. Tabel konversi KBLI tidak boleh langsung dipakai untuk menyatakan semua subklasifikasi SBU berubah dengan pola yang sama. Kesesuaian tetap perlu diperiksa terhadap ketentuan sektor konstruksi dan pekerjaan yang diajukan.
Misalnya, perusahaan yang selama ini menjalankan pekerjaan pelaksanaan ingin menambah jasa perencanaan. Ini perlu ditelaah sebagai perubahan lingkup usaha, bukan sekadar mengganti angka kode. Dokumen, personel, dan kebutuhan sertifikasi dapat berbeda. Sebaliknya, pembaruan kode klasifikasi pada aktivitas yang substansinya tetap tidak boleh langsung dipasarkan sebagai kewajiban membeli izin baru.
Gunakan perbedaan KBLI dan subklasifikasi SBU untuk memahami fungsi masing-masing. Katalog subklasifikasi Nexcerti membantu pencarian awal; kode pada katalog tidak dinyatakan otomatis sebagai hasil konversi KBLI 2025.
Tiga situasi yang sering membingungkan
Jika nama kode berubah tetapi pekerjaan perusahaan tetap, simpan dokumen lama dan periksa penjelasan konversi resmi sebelum mengajukan perubahan. Jangan menghapus kegiatan pada OSS secara tergesa-gesa karena hal itu dapat memengaruhi data yang terhubung.
Jika perusahaan benar-benar menambah kegiatan, siapkan ringkasan ruang lingkup baru, lokasi, penanggung jawab, serta dokumen perusahaan untuk diperiksa. Penyesuaian substansi perlu dibedakan dari pembaruan klasifikasi yang diproses sistem.
Jika kode pada dokumen berbeda versi, catat versi dan tanggal dokumen. Perbandingan dua kode tanpa mengetahui versi KBLI dapat menimbulkan kesimpulan keliru. Tanyakan apakah perbedaan hanya pemetaan kode atau ada perbedaan cakupan kegiatan yang harus ditindaklanjuti.
Pilih layanan sesuai keluaran perusahaan
Untuk pekerjaan pelaksanaan, gunakan SBU Jasa Konstruksi. Untuk perencanaan, perancangan, pengawasan, atau jasa konsultansi konstruksi, periksa SBU Jasa Konsultansi. Persiapan badan usaha juga perlu membaca checklist dokumen SBU dan OSS setelah PP 28/2025.
Nexcerti membantu memeriksa kesiapan pengajuan berdasarkan kegiatan perusahaan. Penetapan kode, perubahan data badan hukum, dan persetujuan perizinan tetap mengikuti kewenangan instansi terkait.
BPS menyatakan izin yang telah terbit tetap berlaku; jangan menyimpulkan harus mengurus ulang hanya karena perubahan KBLI.
Tidak dapat disimpulkan demikian. Pemetaan klasifikasi ekonomi dan lingkup sertifikasi perlu diperiksa terpisah.
Sebaiknya baca cakupan kegiatan dan pengecualian pada sumber resmi. Judul singkat tidak selalu cukup.
Tidak. Nexcerti tidak menerbitkan pemetaan yang belum diverifikasi pada sumber resmi.
Sumber resmi dan batas panduan
Penjelasan BPS, 30 April 2026 ↗, Peraturan BPS 7/2025 ↗, dan Permen PU 6/2025 ↗. Tidak ada klaim bahwa semua pemetaan kode SBU telah divalidasi untuk KBLI 2025.
Ditinjau pada 30 September 2026. Tampilan portal dan persyaratan dapat berubah. Panduan ini membantu persiapan; keputusan permohonan tetap berada pada instansi atau lembaga yang berwenang.
