Cara Memeriksa Data SKK dan SBU Sebelum Digunakan
Gambar sertifikat yang rapi belum membuktikan status dokumennya. Periksa identitas, ruang lingkup, masa berlaku, dan pencatatan resmi.

Mulai dari identitas dan ruang lingkup
Untuk SKK, cocokkan nama pemegang, jabatan, jenjang, dan penerbit. Untuk SBU, cocokkan badan usaha, subklasifikasi, dan kualifikasi. Pastikan sertifikat yang diperiksa adalah dokumen yang akan dipakai, bukan contoh format atau dokumen perusahaan lain.
Periksa tujuan tautan atau kode verifikasi
Gunakan kanal resmi yang dirujuk oleh dokumen dan lembaga penerbit. Jangan memasukkan kata sandi atau membayar ke rekening baru hanya karena halaman yang terbuka menyerupai portal resmi. Periksa alamat situs secara utuh. Bila tautan tidak tersedia, hubungi lembaga melalui kontak yang dapat diverifikasi secara terpisah.
Tindak lanjuti jika ada ketidaksesuaian
Catat perbedaan antara sertifikat dan data pencatatannya. Jangan memperbaiki sendiri angka atau nama pada file. Mintalah klarifikasi kepada lembaga penerbit atau pihak yang berwenang memperbarui pencatatan. Simpan hasil verifikasi sesuai kebutuhan pekerjaan, tanpa menyebarkan data pribadi pemegang.
Daftar pemeriksaan sebelum melanjutkan
Cocokkan pemegang atau badan usaha.:
Periksa jabatan/subklasifikasi.:
Periksa tanggal berlaku.:
Gunakan kanal verifikasi resmi.:
Apakah QR yang dapat dipindai berarti sertifikat pasti sah?
Tidak. QR hanya membawa informasi atau tautan. Sumber, isi data, dan status pencatatan tetap perlu diperiksa.
Rujukan dan pembahasan berikutnya
Baca panduan layanan terkait untuk persyaratan, katalog, masa berlaku, dan proses. Sampaikan kondisi dokumen Anda melalui kontak Nexcerti sebelum menentukan pengajuan.
Ditinjau 12 September 2026. Rujukan: Permen PUPR 8/2022 ↗, penetapan jabatan SKK 114/2024 ↗, dan Permen PU 6/2025 ↗. Ketentuan final diperiksa sesuai skema dan kondisi pemohon.
Konsultasi Sekarang 

